Selasa, 23 April 2013

6 KARAKTER TERBAIK Pemilik Zodiak Taurus

6 KARAKTER TERBAIK Pemilik Zodiak Taurus:
Andhina Wulandari


Zodiak Taurus/Timegenie
KABAR24.COM, JAKARTA—Taurus, zodiak dengan lambang banteng ini, dimiliki oleh mereka yang lahir pada 21 April hingga 21 Mei. Berikut adalah beberapa karakter terbaik dari zodiak yang memiliki elemen tanah ini.
1. Sangat setia pada teman
Jika Anda menginginkan seorang sahabat, maka mereka yang berzodiak Taurus adalah pilihan tepat. Pemilik zodiak ini biasanya bersifat loyal dan tidak pernah meninggalkan sahabat, terutama bila sang sahabat memerlukan pertolongan.
2. Keras kepala
Sikap mereka ini bisa berarti baik dan buruk. Sikap keras kepalanya ini biasa terjadi jika mereka merasa dipaksa melakukan sesuatu. Tapi di sisi lain, sikap keras kepala ini juga menunjukkan kekuatan mereka ketika ingin mencapai suatu tujuan.
3. Dapat diandalkan
Anda bisa percaya pada seorang Taurus ketika dia berjanji akan melakukan sesuatu, karena mereka pasti akan melakukannya. Mereka selalu ingin merasa dirinya dapat diandalkan, sehingga tidak ingin mengecewakan orang lain.
4. Tidak mudah marah
Pada dasarnya, pemilik zodiak Taurus tidak mudah marah atau terpancing emosinya. Namun, ketika mereka marah, siapa pun yang ada di sekitarnya patut berhati-hati.
5. Mudah bergaul
Pemilik zodiak ini juga punya kemampuan bergaul pada siapa saja. Mereka biasanya memiliki daya tarik yang mudah disukai oleh semua orang.
6. Sayang keluarga
Orang dengan zodiak Taurus biasanya memiliki kedekatan dengan keluarganya. Maka tak heran, baik pria maupun wanita berzodiak ini sangat berdedikasi tinggi pada keluarganya. Mereka pun akan berjuang untuk menjaga kebahagiaan keluarganya. (Sofeminine/Allwomenstalk/aw)

Naskah Soal 20 Paket dan Lembar Jawaban Gunakan Barcode di UN 2013

Naskah Soal 20 Paket dan Lembar Jawaban Gunakan Barcode di UN 2013:

Selamat malam rekan rodajaman, sepertinya baru kemarin kita melaksanakan Ujian Nasional (UN), eh..gak terasa sebentar lagi sudah mau UN lagi.  Memasuki semester genap ini, sudah tentu kesibukan akan tertuju pada persiapan UN di sekolah. Dari menyiapkan biodata, foto, bimbel, try out, nilai rapor, dll.




Masih menunggu kabar terbaru tentang UN?, o..iya sudah mengoleksi POS UN 2013 dan Kriteria Kelulusan UN belum? kalau belum silakan download dulu ya..kali ini rodajaman ingin mengabarkan bahwa dalam pelaksanaan UN nanti ada beberapa hal yang berbeda dengan UN tahun lalu, yakni mengenai jumlah paket soal dan lembar jawaban ujian.nah berikut ulasannya...




Di tahun 2013 ini, kualitas penyelenggaraan UN akan semakin ditingkatkan. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi kecurangan sekaligus memperkuat kelemahan pelaksanaan di sekolah.


Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro menyampaikan, mulai tahun ini naskah soal UN dengan lembar jawaban tidak terpisah. Jika pada tahun lalu peserta didik dapat menggunakan lembar jawaban temannya karena terpisah, mulai tahun ini naskah soal dengan lembar jawaban UN (LJUN) merupakan satu kesatuan. Jadi naskah soal dan lembar jawaban UN menggunakan sistem barcode.



Dengan menggunakan barcode, maka peserta ujian tidak dapat saing tukar kode soal seperti tahun lalu. Kalau keduanya dipisah maka peserta didik akan menjawab soal secara salah, yang tidak cocok dengan lembar jawaban UN-nya. Bayangkan kalau keliru, LJUN A dengan soalnya B, pasti jelek sekali nilai si anak to.



Oleh karena itu, jangan sampai lembar jawaban ujian tertukar. Jika lembar jawaban rusak agar minta diganti berikut soalnya. Jangan hanya meminta lembar jawabannya saja. Demikian sebaliknya, kalau naskah soal rusak jangan hanya minta diganti naskah soal, harus meminta ganti naskah soal beserta LJUN.  Karena merupakan satu paket dan ada kode yang saat dipindai (scan) akan ketahuan lembar LJUN mengacu soal yang mana.


Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Teuku Ramli Zakaria, juga menjelaskan bahwa dengan barcode, peserta didik tidak perlu lagi menulis kode soal. Kode soal tidak akan sama dengan yang lain karena berdasarkan barcode.



Persiapan UN sampai saat ini sampai pada merakit soal dan diharapkan cepat selesai. Adapun jumlah soal sebanyak 20 paket untuk setiap ruang ujian berisi 20 peserta. Meski demikian,  jumlah variasi paket soal tiap provinsi sebanyak 30 buah. Soal untuk kelas A dan kelas B bisa berbeda karena dibuat 30 paket soal, tetapi dalam ruangan tetap 20 soal.



Wah..kalau begini semakin sulit atau dipersulit atau malah mempermudah. Seolah-olah  anak-anak kita selalu dicurigai akan berbuat yang tidak-tidak. Yang terpenting, ini segera disosialisasikan sehingga siswa tidak kaget, dan sudah dipersiapkan dari sekarang sehingga nantinya siswa tidak terbebani mentalnya hanya karena takut tidak lulus UN. Lihat saja nanti apakah dengan cara ini akan lebih efektif, mudah-mudahan anak-anak kita dapat menghadapi ujian nanti dan berhasil.

Terimakasih. Salam rodajaman.

Kompetensi Dasar dan Isi Buku pada KTSP Dianggap Terlalu Sulit untuk Siswa SD

Kompetensi Dasar dan Isi Buku pada KTSP Dianggap Terlalu Sulit untuk Siswa SD:
Kurikulum 2013 dibuat dengan alasan perlunya evaluasi pada KTSP 2006. Karena KTSP dianggap sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman, dan ada beberapa elemen yang perlu diperbaiki terutama untuk kurikulum tingkat SD, serta adanya persepsi masyarakat yang menganggap KTSP terlalu menitikberatkan pada aspek kognitif, beban siswa terlalu berat dan kurang bermuatan karakter.

Ada yang menarik jika kita coba membaca dan amati buku pegangan siswa SD di KTSP berikut ini...




Mungkin bagi anak yang sudah mampu membaca dan menulis tidak sulit menggunakan buku tersebut dan bagi guru pun lebih mudah dalam mengajarnya. Tapi coba bayangkan, jika seorang anak baru masuk sekolah dasar dan belum mengerti tentang baca tulis, dan kebetulan dia sebelumnya tidak mengenyam taman kanak-kanak, diharuskan mempelajari buku yang didalamnya  berisi tentang pelajaran yang seolah-olah anak tersebut sudah bisa menulis dan membaca.

Dari sisi ini saja KTSP dianggap memberatkan anak dan mungkin juga gurunya. Apalagi jika kita coba ungkap beberapa kompetensi dasar pada mata pelajaran tertentu seperti berikut ini...





Pada gambar di atas ada beberapa kompetensi yang dianggap terlalu berat bagi anak setingkat SD yaitu yang berwarna merah. Mungkin kompetensi itu lebih cocok untuk jenjang yang lebih tinggi. Namun demikian hal ini sudah berlangsung beberapa tahun,tapi kenapa baru sekarang diungkapkan dan selama ini tidak ada yang keberatan terhadap isi dari standar isi.

Nah..mungkin ini salah satu yang menjadi alasan perlunya evaluasi terhadap kurikulum yang berlaku sekarang, dan perlunya kurikulum yang baru. Di kurikulum baru nanti anak akan diajak belajar yang lebih menyenangkan dan semoga tidak merasa terbebani lagi. Dan marilah kita bersiap menyambut kurikulum baru ini di tahun awal tahun pelajaran 2013/2014 nanti. Terima kasih.salam rodajaman.

Panduan Pendataan Nilai Rapor Siswa SMP/MTs/SMA/MA

Panduan Pendataan Nilai Rapor Siswa SMP/MTs/SMA/MA:
Setelah sibuk dengan pendataan dapodik sekolah, pada semester genap ini sekolah diminta mempersiapkan pendataan nilai rapor yang digunakan untuk pendataan Ujian Nasional (UN).

Sejak tahun pelajaran 2010/2011, nilai rapor untuk beberapa mata pelajaran juga digunakan sebagai salah satu komponen dalam penetapan kelulusan ujian nasional. Berdasarkan Kriteria Kelulusan Ujian Nasional, salah satu syarat kelulusan dari satuan pendidikan untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK) adalah nilai akhir yang diperoleh dari formulasi nilai ujian nasional dan nilai sekolah. Yang dimaksud dengan nilai sekolah adalah nilai ujian sekolah dan nilai rapor semester 7 sampai dengan semester 11 untuk SD/MI, semester 1 sampai dengan semester 5 untuk SMP/ MTs dan SMK, dan semester 3 sampai dengan semester 5 untuk SMA/ MA.

Dalam pengelolaan data nilai rapor, tugas dan tanggungjawab sekolah dan madrasah adalah:
a.       melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/kota atau Kantor Kemenag Kabupaten/Kota
b.      menyiapkan data rapor yang mencakup identitas peserta didik dan nilai rapor;
c.       melakukan entri data sesuai dengan pedoman dan petunjuk teknis
d.      melakukan validasi dan verifikasi data;
e.       mengelola database; dan
f.       mengirimkan database ke Puspendik melalui Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Kantor Kemenag Kabupaten/Kota.

Berbeda dengan tahun lalu, pendataan nilai rapor tahun ini mencakup seluruh siswa yang terdaftar di sekolah. Untuk siswa SMP/MTs, data yang dikumpulkan adalah seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Nilai rapor yang dikumpulkan pada awal semester genap adalah: (1) nilai rapor semester 1 untuk siswa kelas VII; (2) nilai rapor semester 1, 2, dan 3 untuk siswa kelas VIII; dan (3) nilai rapor semester 1 sampai dengan 5 untuk siswa kelas IX.

Untuk siswa SMA/MA dan SMK, data yang dikumpulkan adalah seluruh siswa kelas X, XI, dan XII. Nilai rapor yang dikumpulkan pada awal semester genap adalah: (1) nilai rapor semester 1 untuk siswa kelas X; (2) nilai rapor Pedoman Pengelolaan Data Rapor  semester 1, 2, dan 3 untuk siswa kelas XI; dan (3) nilai rapor semester 1 sampai dengan 5 untuk siswa kelas XII.

Nah..untuk lebih jelasnya, silakan rekan rodajaman download file dalam bentuk pdf berikut ini :


Terima kasih..semoga bermanfaat. Salam rodajaman.

Syarat dan Ketentuan Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) SMP Tahun 2013

Syarat dan Ketentuan Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) SMP Tahun 2013:




Upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan merupakan hal yang penting bagi masa depan generasi muda agar mampu berperan dan berkompetisi dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Usaha dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia antara lain melalui kegiatan kesiswaan dalam bentuk kegiatan bimbingan penelitian ilmiah remaja. Hasil-hasil penelitian siswa tersebut diwadahi dalam sebuah kompetisi yang bernama Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR).

LPIR adalah suatu kegiatan penelitian siswa yang diarahkan pada pengembangan IPTEKS (Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni), ditulis dalam makalah ilmiah untuk dijadikan bahan penilaian dalam kompetisi guna mendapatkan karya terbaik dan inovatif, kreatif, dan ilmiah. LPIR mencakup tiga bidang keilmuan yaitu, 1) Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan, 2) Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan, dan 3) Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa.

Persayaratan peserta Lomba Penelitian Ilmiah Remaja 2013 adalah sbb :

  1. Berkewarganegaraan Indonesia
  2. Terdaftar dan aktif sebagai siswa SMP/SMP Terbuka, SD-SMP Satu Atap/negeri atau swasta
  3. Belum pernah mempresentasikan karya tulis yang diikutsertakan dalam LPIR ini pada lomba lain pada tingkat nasional.
  4. Belum pernah menjadi juara satu pada bidang lomba yang sama di LPIR SMP tingkat nasional yang diselenggarakan Kemdikbud.

Ketentuan Lomba :
  1. Lomba dibuka sejak diumumkan. Semua karya tulis dan karya cipta telah diterima oleh panitia selambat-lambatnya tanggal 31 Juli 2013.
  2. Peserta lomba adalah siswa yang masih terdaftar SMP Negeri atau Swasta di seluruh Indonesia yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah.
  3. Peserta diwajibkan berkelompok, 2-3 orang.
  4. Anggota kelompok peneliti yang terpilih sebagai finalis, berhak mewakili kelompoknya untuk mempresentasikan karya tulis yang diperlombakan. Piagam penghargaan akan diberikan kepada seluruh a\€nggota kelompok finalis.
  5. Peserta lomba diwajibkan melampirkan riwayat hidup, ditulis tangan atau diketik dan diketahui oleh kepala sekolah. Dalam daftar riwayat hidup dicantumkan alamat sekolah yang apat dihubungi dan nomor telepon/faks/e-mail.
  6. Karya ilmiah yang dikirimkan harus asli sebanyak 1 (satu) ekspemplar, ditambah tiga rangkap salinan/fotokopi.
  7. Karya tulis peserta yang diperlombakan dapat disebarluaskan oleh panitia melalui media massa.

Pelaksanaan lomba tingkat nasional akan berlangsung tanggal 22-28 September 2013 di Malang Jawa Timur.

Setelah Sinkronisasi Dapodik Ternyata Status Jam Mengajar Sesuai "OK"

Setelah Sinkronisasi Dapodik Ternyata Status Jam Mengajar Sesuai "OK":
Salam dapodik, rekan rodajaman. Setelah saya mengeluh Gara-gara JJM KTSP dan JJM Linier Data PTK Kami Kembali Tidak Valid, namun kemudian saya mencari tahu tentang penyebab JJM Guru yang masih nol dan hanya berharap data dapat berubah dengan sendirinya. Karena memang sebelumnya data kami semuanya sudah valid, jadi saya pikir pasti data tersebut nantinya akan berubah dan tinggal menunggu waktunya.

Mengikuti perkembangan perubahan data adalah suatu rutinitas para operator sehari-hari. Bayangkan seandainya ada salah satu data rekan guru yang tidak sesuai apalagi jamnya dianggap nol, pasti yang menjadi sasaran adalah operator dapodik sekolah. Sebagaimana saya katakan sebelumnya bahwa data yang tadinya sudah valid, pasti nantinya akan berubah kembali menjadi valid. Karena memang sistemsedang melakukan sinkronisasi dengan dapodikserta adanya proses konversi kode bidang studi sertifikasi dari kode lama (2007-2008) ke kode baru (2009-sekarang).

Proses sinkronisasi memang tidak bisa dalam sekejap tapi membutuhkan waktu, sebagaimana proses pengentrian dapodik sampai dengan upload data dan hingga akhirnya status data berhasil diproses. Data yang sudah berhasil diproses pun tidak langsung sinkron dengan sistem di P2TK. Maka, bagi sekolah yang sudah mengirim dan datanya sudah berhasil namun data di Verifikasi PTK belum berubah, berarti data dari dapodik belum sinkron. Harap dimaklumi sistem server pusat membawahi dan mengurus data dapodik seluruh Indonesia.

Sistem Verifikasi Data PTK memang terus mengalami perubahan dan perbaikan. Ini dimaksudkan untuk mengakomodasi semua persyaratan yang harus dimiliki oleh seorang PTK untuk dapat menerima SK Tunjangan Profesi. Sebenarnya syarat inti mendapatkan SK Tunjangan Profesi adalah memiliki sertifikat pendidik (point 17) dan terpenuhinya beban mengajar 24 jam (point 20), dua point inilah yang sulit untuk dibuat-buat. Sedangkan point yang lain lebih mudah untuk valid. Jadi yang harus diperhatikan pada aplikasi pendataan adalah status sertifikasi guru dan pengisian data PTK mengajar pada rombongan belajar. Jika PTK tersebut sudah memenuhi syarat, kemudian barulah meneliti data lain seperti masa kerja dan gaji pokok, karena hal ini akan berpengaruh pada jumlah tunjangan.

Saya berani mengatakan bahwa sistem verifikasi data PTK sudah bagus dan mendekati sempurna. Dan salut kepada para programer sistem informasi manajemen P2TK Dikdas yang telah berusaha keras untuk menyukseskan pendataan nasional ini. Namun akibat minimnya keterangan dan penjelasan tentang data yang tidak valid menyebabkan kesimpangsiuran  di pihak sekolah. Pihak sekolah dalam hal ini para operator dapodik juga ada yang belum memahami betul aplikasi pendataan sekolah, sehingga terkadang hanya bisa menyalahkan sistem, tanpa introspeksi dan mencoba mempelajari secara detail cara kerja aplikasi.

Ok..sesuai judul diatas, saya ingin menyampaikan kabar gembira terutama bagi saya, bahwa Alhamdulillah data kami sudah kembali valid, terutama pada mata pelajaran yang sebelumnya JJM KTSP dan JJM Linier nol, seperti Bahasa Inggris, TIK, Keterampilan, dan Mulok. Dengan telah sinkronnya dapodik, maka setelah saya cek semua data guru sesuai  mata pelajarannya akhirnya data dengan sendirinya menjadi valid. Terus terang saya belum pernah mengupload kembali data sejak terakhir kali tanggal 02-01-2013, karena saya memang sudah yakin bahwa data yang saya kirimkan sudah benar.

Berikut gambar hasil screenshotnya

Nah..dengan demikian bagi yang merasa datanya sudah lengkap dan benar, cobalah cek kembali data anda dan jika masih ada yang meragukan atau tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, maka cobalah bersikap untuk menerima. Mungkin memang ada kesalahan pada aplikasi, mungkin data belum berhasil diproses oleh server, mungkin data belum sinkron dengan P2TK, atau mungkin sistem masih dalam maintenance. Untuk itu saya berterimakasih jika rekan-rekan ingin berkomentar untuk sekedar berbagi kebahagiaan karena datanya sudah valid, atau mungkin masih ada yang meratapi tentang nasib datanya yang tak kunjung sesuai. Terimakasih. salam rodajaman.

Beberapa Fakta yang Membuat Kita Bangga dengan Bahasa Indonesia

Beberapa Fakta yang Membuat Kita Bangga dengan Bahasa Indonesia:
Ada salah satu komentar di Perbandingan Struktur Kurikulum 2013 dan KTSP yang cukup menggelitik, komentarnya mengakatan “pelajaran Bahasa Indonesia itu membosankan, harus ngapalin karya sastra orang yang tak berguna, dan tak ada pengaruhnya langsung buat kehidupan, karya sastra hanya mempelajarai khayalan si pengarang, bukan bikin pinter orang. malah bikin pinter ngeles”. Wah..kalau anda membaca ini, bagaimana kira-kira tanggapan anda..Saya tidak bermaksud menyalahkan, setiap orang boleh berpendapat, tapi memang kita harus bijak dalam menanggapi perubahan kurikulum yang katanya akan menambah jam pelajaran Bahasa Indonesia.


Nah..mungkin kita mengira bahwa bahasa Indonesia hanya dipelajari dan digunakan di Indonesia, dan menganggap bahasa Indonesia kalah menarik dibanding bahasa asing lain terutama bahasa Inggris. Jangan kaget kalau mengetahui ternyata bahasa Indonesia itu tak kalah populer di dunia. Fakta tentang bahasa Indonesia di mata dunia berikut ini mungkin bisa memberikan kebanggaan bagi kita.

Bahasa yang Paling Banyak Digunakan

Ternyata tidak hanya di Indonesia saja yang menerapkan pelajaran bahasa Indonesia. Percaya tidak, kalau sekarang ini bahasa Indonesia sudah dipelajari di lebih dari 45 negara di dunia? Beberapa negaranya adalah Australia, Jepang, Vietnam, Mesir, dan Italia. Hal ini membuat bahasa Indonesia masuk ke dalam peringkat 10 besar bahasa yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Hebat bukan!

Paling Populer di Australia

Perlu diketahui bahwa di Australia, bahasa Indonesia merupakan bahasa paling populer keempat. Ada kurang lebih 500 sekolah pada tingkat pendidikan dasar yang mengajarkan bahasa Indonesia di negara kanguru ini. Sama seperti di Negara kita, Bahasa Indonesia adalah bahasa yang wajib dipelajari di tingkat sekolah dasar. Beberapa universitas di Australia ini juga ada yang menyediakan jurusan bahasa atau sastra Indonesia lho, hal ini membuat Australia menjadi salah satu negara yang paling populer mengembangkan bahasa Indonesia. jadi jangan heran kalau kita sedang berkunjung ke Australia, kita akan menemukan anak – anak SD yang bisa menyapa kita dengan sapaan khas orang Indonesia ‘Selamat pagi, apa kabar?’ Wow!

Pusat Studi Indonesia di Afrika

Salah satu Negara di benua Afrika, yaitu Mesir tercatat sebagai negara yang paling utama mengembangkan bahasa Indonesia. Negara piramid dan sphinx ini baru saja membangun Pusat Studi Indonesia lho. Pusat Studi ini ada di Suez Canal University, dan merupakan langkah awal untuk lebih mendalami Indonesia dari semua aspek, mencakup ideologi, politik, sosial dan budaya, ekonomi dan pertahanan keamanannya.

Menjadi Bahasa Pilihan di Situs Klub Sepak Bola

Siapa coba yang tidak tahu Juventus, Intermilan, dan AC Milan. Ya benar, tiga klub sepak bola di Italia ini telah meluncurkan situs resmi mereka dalam bahasa Indonesia. Hal itu menunjukan kalau Italia  juga memiliki minat mendalam terhadap bahasa Indonesia.

Lama di Jepang

Di negara matahari terbit ini sudah lama didirikan pusat-pusat studi Indonesia. Salah satunya yang didirikan oleh Nihon-Indonesia Gakkai atau Perhimpunan Pengkaji Indonesia Seluruh Jepang tahun 1969. Nah, anggota organisasi ini terdiri dari kalangan akademisi Jepang yang mengajar bahasa dan berbagai aspek tentang Indonesia di berbagai Universitas di Jepang. Sejak tahun 1992 organisasi ini mulai melakukan ujian kemampuan Bahasa Indonesia. Sampai sekarang tercatat lebih dari 12.500 peserta yang telah mengikuti tes kemampuan berbahasa Indonesia dalam berbagai level atau tingkatan. Saat ini ada beberapa Universitas di Jepang yang membuka jurusan bahasa Indonesia, antara lain Universitas Kajian Asing Tokyo, Universitas Tenri, Universitas Kajian Asing Osaka, Universitas Sango Kyoto, dan Universitas Setsunan. Sementara yang mengajarkan bahasa Indonesia sebagai mata kuliah pilihan ada lebih dari 20 perguruan tinggi di Jepang.

Bahasa yang Diprioritaskan di Vietnam

Vietnam juga merupakan negara yang menghargai bahasa Indonesia. Di Vietnam, posisi bahasa Indonesia sejajar dengan bahasa Inggris, Perancis dan Jepang sebagai bahasa resmi yang diprioritaskan. Bahkan sejak akhir 2007, pemerintah daerah Ho Chi Minh City menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kedua setelah bahasa Vietnam, menempatkan Vietnam sebagai negara kedua setelah Indonesia yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi.
Nah, sudah tahu kan kehebatan bahasa tanah air kita, Indonesia! Jadi, berbanggalah selalu terhadap bahasa Indonesia, tidak lagi hanya mimpi kalau suatu saat Bahasa Indonesia dapat menjadi bahasa internasional. Amin!

-dari berbagai sumber seperti dikutip di suaramerdeka.com-

Bagaimana Cara Mengajukan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) Baru?

Bagaimana Cara Mengajukan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) Baru?: Banyak siswa SMP yang  mengaku belum memiliki NISN. Hal ini mungkin bisa terjadi karena kurangnya sosialisasi tentang manfaat NISN bagi siswa pada saat mereka masih duduk di bangku SD. Memang prosedur pengajuan NISN baru, dilakukan oleh pihak Sekolah Dasar. Dari SD inilah nantinya NISN yang dimiliki siswa akan digunakan selama anak tersebut menjadi siswa dari jenjang SD sampai dengan SMA. Seharusnya pihak SD sudah mencantumkan NISN pada lembar ijazah atau data siswa lainnya. Sehingga pihak sekolah pada jenjang lebih atas dapat mencatat dan mempunyai data NISN tanpa meminta lagi data ke pihak SD.

Baiklah saya akan berikan cara mengajukan  NISN baru (baik siswa baru maupun siswa lama yg belum dapat NISN), berikut ini langkah-langkahnya ..
 
Di halaman tersebut terdapat 4 jenis formulir yang dapat diunduh dan untuk pengajuan NISN baru silakan download formulir A1 seperti gambar berikut ini..
     

Pada bagian bawah formulir, pilih download yang XLS atau dalam format Ms Excel.

2.      Setelah didownload, silakan buka file XLS dan Isi data siswa pada kolom-kolom yang tersedia sesuai format yang sudah ada jangan sesekali merubah format pada excel, baik menambah atau mengurangi.
Tampilan Form A1 dalam excel seperti ini...



Isi sesuai dengan pedoman pengisian NISN. Pedoman Pengisian NISN dapat diambil DISINI

3.     Setelah selesai mengisi data siswa, kemudian simpan file XLS dengan format : Nomor NPSN-Nama sekolah contoh: 12345678-SDN Batanghari
dan Save As type file harus : Excel 97-2003 Workbook

4.      Setelah file disimpan, lalu print out file excel yang berisi form A1 yang sudah diisi tersebut dengan format kertas ukuran A4, dan mintakan tanda tangan kepala sekolah.serta dicap stempel sekolah.

5.      Lembar Form A1 yang sudah print dan ditandatangani oleh kepala sekolah tadi kemudian discan/dipindai dan hasil scan tadi disimpan dalam format PDF.

6.      Langkah terakhir adalah mengirim data , File yang dikirim adalah file Form A1 dalam format MS Excell 97-2003 Workbook (xls) dan file pdf ( hasil scan dari file excel yang sudah  ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan distempel )

7.      File dikirim ke email PDSP : pdsp@kemdikbud.go.id

Untuk info Helpdesk NISN : (021) 57905777


Nah..mudah kan..itulah prosedur pengajuan NISN baru, semoga pihak sekolah yang dibantu oleh operator sekolah bisa mencobanya..karena bagaimanapun NISN penting dan harus dimiliki oleh setiap siswa.

Daftar Isitilah dalam Proses Peniliaian Hasil Belajar Peserta Didik

Daftar Isitilah dalam Proses Peniliaian Hasil Belajar Peserta Didik:
Proses peniliaian merupakan satu rangkaian dalam proses pembelajaran. Guru dalam melakukan penilaian dan evaluasi hasil belajar peserta didik membutuhkan instrumen penilaian yang valid dan reliabel agar dapat mengukur dengan baik tingkat pencapaian kompetensi peserta didik.

Agar guru mengerti dan memahami dalam proses peniliaian, sebelumnya perlu mengetahu istilah-istilah dalam peniliaian. Berikut ini daftar isitilah dalam penilaian peserta didik...
  1. Tes adalah pemberian sejumlah pertanyaan yang jawabannya dapat benar atau salah
  2. Tes adalah sebagai alat penilaian berupa pertanyaan-pertanyaan yang diberikan kepada siswa untuk mendapat jawaban dari siswa dalam bentuk lisan (tes lisan) atau tulisan (tes tertulis) atau dalam bentuk perbuatan (tes tindakan);
  3. Tes lisan adalah  tes yang dilaksanakan melalui komunikasi langsung (tatap muka) antara peserta didik dengan pendidik, pertanyaan dan jawaban diberikan secara lisan;
  4. Tes praktik (kinerja) adalah tes yang meminta peserta didik melakukan perbuatan/ menampilkan/mendemonstrasikan keterampilannya;
  5. Tes tertulis adalah tes yang menuntut peserta tes memberi jawaban secara tertulis berupa pilihan dan atau isian;
  6. Tujuan tes memiliki penekanan yang berbeda-beda, misalnya untuk tujuan tes
  7. prestasi belajar, diagnostik, atau seleksi;
  8. Soal pilihan ganda adalah soal yang menyediakan sejumlah pilihan jawaban dengan hanya ada satu pilihan jawaban yang benar;
  9. Option adalah sejumlah pilihan atau alternatif jawaban dalam soal bentuk pilihan ganda;
  10. Pengecoh (Distractor) adalah jawaban-jawaban lain selain kunci jawaban;
  11. Kunci adalah jawaban yang benar atau yang paling benar;
  12. Soal uraian (essay examination) adalah pertanyaan yang menuntut peserta didik menjawabnya dalam bentuk menguraikan, menjelaskan, mendiskusikan, membandingkan, memberikan alasan, dan bentuk lain yang sejenis sesuai dengan tuntutan pertanyaan dengan menggunakan kata-kata dan bahasa sendiri;
  13. Indikator adalah karakteristik, ciri-ciri, tanda-tanda, perbuatan, atau respons, yang harus dapat dilakukan atau ditampilkan oleh peserta didik untuk menunjukkan bahwa peserta didik telah memiliki kompetensi dasar tertentu (Rancangan Penilaian Hasil Belajar, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat PSMA, 2008);
  14. Analisis adalah kegiatan memperhatikan, mengamati, dan memecahkan sesuatu (mencari jalan keluar) yang dilakukan oleh seseorang. Analisis butir soal terdiri dari analisis kualitatif dan analsisis kuantitatif. Analisis secara kualitatif dalam kaitan dengan isi dan bentuknya, dan analisis kuantitatif dalam kaitan dengan ciri-ciri statistiknya.
  15. Analisis kualitatif adalah analisis/penelaahan butir soal (tes tertulis, perbuatan, sikap) sebelum soal tersebut digunakan/diujikan. Analisis kualitatif mencakup pertimbangan validitas isi dan konstruk;
  16. Analisis kuantitatif adalah analisis/penelaahan butir soal (tes tertulis, perbuatan, sikap) setelah soal tersebut digunakan/diujikan. Analisis kuantitatif mencakup pengukuran kesulitan butir soal dan diskriminasi soal yang termasuk validitas soal dan reliabilitasnya;
  17. Daya beda soal adalah daya dalam membedakan antara peserta tes yang berkemampuan tinggi dengan peserta tes yang berkemampuan rendah;
  18. Tingkat kesukaran soal adalah mengkaji soal-soal dari segi kesulitannya sehingga dapat diperoleh soal-soal mana yang temasuk rendah, sedang, dan sukar;
  19. Penyebaran pilihan jawaban dijadikan dasar dalam penelaahan soal. Hal ini bertujuan untuk mengetahui berfungsi tidaknya jawaban yang tersedia. Suatu pilihan jawaban (pengecoh) dapat dikatakan berfungsi apabila pengecoh, paling tidak dipilih oleh 5 % peserta tes/siswa atau lebih banyak dipilih oleh kelompok siswa yang belum paham materi 
  20. Validitas suatu soal, untuk mengetahui tingkat ketepatan (precision). Indeks validitas berkisar antara 0-1. Semakin tinggi koefisien validitas makin tinggi pula ketepatannya;
  21. Reliabilitas suatu soal, untuk mengetahui keajegan (consistency) skor tes. Indeks reliabilitas berkisar antara 0 – 1. Semakin tinggi koefisien reliabilitas suatu tes (mendekati 1), makin tinggi pula keajegannya;
  22. Bank soal adalah kumpulan besar soal-soal tes yang mengukur bidang pengajaran tertentu. Setiap butir soal dalam bank soal tersebut diklasifikasikan berdasarkan materi yang dicakup oleh butir soal tersebut atau tujuan khusus bahan pengajaran yang diujinya.
  23. Butir-butir soal yang dimasukkan ke dalam bank soal adalah butir-butir soal yang bermutu tinggi, yaitu butir-butir soal yang diterima (lulus) berdasarkan hasil analisis. Ada dua cara dalam menyimpan sosal-soal tersebut ke dalam bank soal yaitu: menuyimpan soal-soal pada kartu soal (satu kartu untuk satu soal) dan menyimpan soal-soal tersebut di dalam komputer dengan program tersendiri.
  24. Informasi mengenai soal yang tersimpan dalam bank soal meliputi:
  • Informasi identitas setiap soal yang mencakup mata pelajaran, SK/KD, Indikator Pencapaian, Materi pokok, Kelas/Semester, indikator soal, dsb.
  • Teks soal yang lengkap kunci termasuk grafik, tabel, dll.
  • Statistik soal (hasil analisis)

Pemahaman terhadap Pentingnya Penilaian Afektif (Sikap)

Pemahaman terhadap Pentingnya Penilaian Afektif (Sikap):
Sebenarnya guru dalam melaksanakan proses penilaian tidak hanya mencakup penilaiain kognitif saja, namun idealnya guru juga dapat melakukan peniliaian pada aspek afektif (sikap). Dalam postingan kali ini saya mencoba berbagi tentang pemahaman penilaian afektif, simak berikut ini.
Hasil belajar menurut Bloom (1976) mencakup prestasi belajar, kecepatan belajar, dan hasil afektif. Aderson (1981) berpendapat bahwa karakteristk manusia meliputi cara yang tipikal dari berpikir, berbuat, dan perasaan. Tipikal perasaan berkaitan dengan ranah afektif. Penilaian afektif  dilakukan oleh pendidik melalui pengamatan terhadap perkembangan afeksi peserta didik;   
Ada 5 (lima) tipe karakteristik afektif yang penting, yaitu sikap, minat, konsep diri, nilai, dan moral;
a.     Sikap
Sikap merupakan suatu kencendrungan untuk bertindak secara suka atau tidak suka terhadap suatu objek. Sikap dapat dibentuk melalui cara mengamati dan menirukan sesuatu yang positif, kemudian melalui penguatan serta menerima informasi verbal. Penilaian sikap adalah penilaian yang dilakukan untuk mengetahui sikap peserta didik terhadap mata pelajaran, kondisi pembelajaran, pendidik, dan sebagainya.
b.     Minat
Minat adalah suatu disposisi yang terorganisir melalui pengalaman yang mendorong seseorang untuk memperoleh objek khusus, aktivitas, pemahaman, dan keterampilan untuk tujuan perhatian atau pencapaian (Getzel, 1966).
c.     Konsep diri
Konsep diri adalah evaluasi yang dilakukan individu terhadap kemampuan dan kelemahan yang dimiliki. Target, arah, dan intensitas konsep diri pada dasarnya seperti ranah afektif yang lain. Konsep diri ini penting untuk menentukan jenjang karir peserta didik, yaitu dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri dapat dipilih alternatif karir yang tepat bagi peserta didik.
d.     Nilai
Nilai adalah suatu objek, aktivitas, atau ide yang dinyatakan oleh individu dalam mengarahkan minat, sikap, dan kepuasan (Tyler, 1973:7). Target nilai cenderung menjadi ide, target nilai dapat juga berupa sesuatu seperti sikap dan perilaku. Arah nilai dapat positif dan dapat negatif. 
e.     Moral 
Moral berkaitan dengan perasaan salah atau benar terhadap kebahagiaan orang lain atau perasaan terhadap tindakan yang dilakukan diri sendiri. Moral berkaitan dengan prinsip, nilai, dan keyakinan seseorang.

Komponen penilaian afektif seperti yang tercantum dalam Standar Kompetensi Lulusan meliputi: 
  1. memiliki keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai ajaran agama masing-masing yang tercermin dalam perilaku sehari-hari,  
  2. menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku, perbuatan, dan pekerjaannya,
  3.  menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam bidang pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan, 
  4.  menganalisis sikap positif terhadap penegakan hukum, peradilan nasional, dan tindakan anti korupsi, 
  5.  mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, sikap cermat dan menghargai hak atas kekayaan intelektual, 
  6.  menunjukkan sikap toleran dan empati terhadap keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam kaitannya dengan budaya nasional, 
  7.  menunjukkan sikap peduli terhadap bahasa dan dialek, dan 
  8.  menunjukkan sikap kompetitif, sportif, dan etos kerja untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam bidang iptek (Lampiran Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan);
Pengukuran ranah afektif dilakukan melalui metode observasi dan metode laporan diri. Penggunaan metode observasi berdasarkan pada asumsi bahwa karateristik afektif dapat dilihat dari perilaku atau perbuatan yang ditampilkan dan atau reaksi psikologi.

Mungkin pada KTSP, penilaian afektif belum terlalu diperhatikan, namun seiring dengan  dikembangkannya pendidikan karakter bangsa, penilaian afektif menjadi lebih penting. Nah..sekarang giliran kita untuk mengembangkannya. Terima kasih.

Contoh Instrumen Penilaian Psikomotor Semua Mata Pelajaran

Contoh Instrumen Penilaian Psikomotor Semua Mata Pelajaran:
Kali ini rodajaman ingin berbagi dengan memberikan contoh instrumen penilaian psikomotor untuk semua mata pelajaran. Bagi guru, melakukan penilaian merupakan suatu keharusan. Penilaian oleh guru mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik. Cakupan aspek penilaian yang dimaksud adalah aspek kognitif (pengetahuan), aspek psikomotor (keterampilan), dan aspek afektif (sikap). Untuk dapat merancang dan melaksanakan penilaian psikomotor yang sesuai dengan standar penilaian, guru harus memiliki pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan yang memadai dalam mengembangkan perangkat penilaian psikomotor.
Penilaian Psikomotorik dilakukan oleh guru melalui pengamatan terhadap perkembangan psikomotorik peserta didik. Mata pelajaran yang berkaitan dengan psikomotor adalah mata pelajaran yang lebih beorientasi pada gerakan dan menekankan pada reaksi–reaksi fisik dan keterampilan tangan.
Prosedur pembelajaran psikomotor meliputi langkah-langkah dalam mengajar praktik, yaitu:  
  1. Menentukan tujuan dalam bentuk perbuatan; 
  2. Menganalisis keterampilan secara rinci dan berurutan;
  3. Mendemonstrasikan keterampilan disertai dengan penjelasan singkat dengan memberikan perhatian pada butir-butir kunci termasuk kompetensi kunci yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dan bagian-bagian yang sukar;
  4. Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mencoba melakukan praktik dengan pengawasan dan bimbingan; 
  5. Memberikan penilaian terhadap usaha peserta didik.

Untuk bahan referensi anda..silakan unduh beberapa contoh perangkat intrumen penilaian psikomotor yang dapat digunakan oleh anda...


Catatan : klik LEWATI atau SKIP ADD  pada pojok kanan atas utk dapat mengunduh

Daftar Mata Pelajaran pada Struktur Kurikulum 2013 untuk SD/MI

Daftar Mata Pelajaran pada Struktur Kurikulum 2013 untuk SD/MI:
Sambil menunggu diberlakukannya Kurikulum 2013, ada baiknya kita mengintip sedikit mata pelajaran apa saja yang masuk dalam struktur kurikulum Sekolah Dasar dan alokasi waktu per minggunya. Bahwa struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam kurikulum, dostribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap siswa.

Struktur kurikulum terdiri atas sejumlah mata pelajaran, beban belajar, dan kalender pendidikan.

Struktur Kurikulum 2013 untuk SD/MI adalah sebagai berikut:





MATA PELAJARAN
ALOKASI WAKTU BELAJAR
PER MINGGU
I
II
III
IV
V
VI
Kelompok A






1.
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
4
4
4
4
4
4
2.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
5
6
6
4
4
4
3.
Bahasa Indonesia
8
8
10
7
7
7
4.
Matematika
5
6
6
6
6
6
5.
 Ilmu Pengetahuan Alam
-
-
-
3
3
3
6.
 Ilmu Pengetahuan Sosial
-
-
-
3
3
3
Kelompok B






1.
Seni Budaya dan Prakarya
(termasuk muatan lokal)*
4
4
4
6
6
6
2.
Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan
(termasuk muatan lokal)
4
4
4
3
3
3
Jumlah Alokasi Waktu Per Minggu
30
32
34
36
36
36
= Pembelajaran Tematik Integratif
 
Keterangan:

*Muatan lokal dapat memuat Bahasa Daerah

Kegiatan Ekstra Kurikuler SD/MI antara lain:
-          Pramuka (Wajib)
-          UKS
-          PMR

Kelompok A adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi kompetensi lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok B adalah mata pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor.

Integrasi Kompetensi Dasar IPA dan IPS didasarkan pada keterdekatan makna dari konten Kompetensi Dasar IPA dan IPS dengan konten Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, serta Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang berlaku untuk kelas I, II, dan III. Sedangkan untuk kelas IV, V dan VI, Kompetensi Dasar IPA dan IPS berdiri sendiri dan kemudian diintegrasikan ke dalam tema-tema yang ada untuk kelas IV, V dan VI.

Daftar Mata Pelajaran pada Struktur Kurikulum 2013 untuk SMP/MTs

Daftar Mata Pelajaran pada Struktur Kurikulum 2013 untuk SMP/MTs: Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam sistem belajar dan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran. Pengorganisasian konten dalam sistem belajar yang digunakan untuk kurikulum yang akan datang adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester.

Beban belajar di SMP/MTs untuk kelas VII, VIII, dan IX masing-masing 38 jam per minggu. Jam belajar SMP/MTs adalah 40 menit.
Struktur Kurikulum SMP/MTs adalah sebagai berikut:



Keterangan:
*Muatan lokal dapat memuat Bahasa Daerah

Ekstra Kurikuler SMP/MTs antara lain:
-    Pramuka (Wajib)
-    OSIS
-    UKS
-    PMR

Kelompok A adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi kompetensi lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok B adalah mata pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor. Seni Budaya dan Prakarya menjadi dua mata pelajaran yang terpisah. Untuk seni budaya didalamnya terdapat pilihan yang disesuaikan dengan minat siswa dan kesiapan satuan pendidik dalam melaksanakannya.

Dalam struktur kurikulum SMP/MTs ada penambahan jam belajar per minggu dari semula 32, 32, dan 32 menjadi 38, 38 dan 38 untuk masing-masing kelas VII, VIII, dan IX.  Sedangkan lama belajar untuk setiap jam belajar di SMP/MTs tetap yaitu 40 menit.

Pengertian Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2013

Pengertian Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2013:
Semakin menarik saja membicarakan Kurikulum 2013, walaupun belum berlaku, tapi kita perlu bersiap menyambutnya. Ada beberapa hal yang perlu dimengerti terutama mengenai istilah kompetensi inti dan kompetensi dasar. Menilik pada KTSP, bawah kedalaman muatan kurikulum dituangkan dalam kompetensi yang terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar pada setiap tingkat dan/atau semester. Standar kompetensi merupakan penjabaran dari standar kompetensi lulusan (SKL). SKL secara keseluruhan terdiri atas SKL satuan pendidikan, standar kompetensi  kelompok mata pelajaran, standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) mata pelajaran. Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk menyusun indikator kompetensi.

Nah..pada kurikulum 2013 nanti, istilah SK-KD ini akan digantikan menjadi Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Apakah pengertian 2 istilah tersebut? Baiklah..mari kita simak penjelasan berikut yang saya ambil dari dokumen kurikulum 2013..

Kompetensi Inti merupakan terjemahan atau operasionalisasi SKL dalam bentuk kualitas yang harus dimiliki mereka yang telah menyelesaikan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu atau jenjang pendidikan tertentu, gambaran mengenai kompetensi utama yang dikelompokkan ke dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan (afektif, kognitif, dan psikomotor) yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran. Kompetensi Inti harus menggambarkan kualitas yang seimbang antara pencapaian hard skills dan soft skills.

Kompetensi Inti berfungsi sebagai unsur pengorganisasi (organising element) kompetensi dasar. Sebagai unsur pengorganisasi, Kompetensi Inti merupakan pengikat untuk organisasi vertikal dan organisasi horizontal Kompetensi Dasar. Organisasi vertikal Kompetensi Dasar adalah keterkaitan antara konten Kompetensi Dasar satu kelas atau jenjang pendidikan ke kelas/jenjang di atasnya sehingga memenuhi prinsip belajar yaitu terjadi suatu akumulasi yang berkesinambungan antara konten yang dipelajari siswa. Organisasi horizontal adalah keterkaitan antara konten Kompetensi Dasar satu mata pelajaran dengan konten Kompetensi Dasar dari mata pelajaran yang berbeda dalam satu pertemuan mingguan dan kelas yang sama sehingga terjadi proses saling memperkuat.

Kompetensi Inti dirancang dalam empat kelompok yang saling terkait yaitu berkenaan dengan sikap keagamaan (kompetensi inti 1), sikap sosial (kompetensi 2), pengetahuan (kompetensi inti 3), dan penerapan pengetahuan (kompetensi 4). Keempat kelompok itu menjadi acuan dari Kompetensi Dasar dan harus dikembangkan dalam setiap peristiwa pembelajaran secara integratif. Kompetensi yang berkenaan dengan sikap keagamaan dan sosial dikembangkan secara tidak langsung (indirect teaching) yaitu pada waktu peserta didik belajar tentang pengetahuan (kompetensi kelompok 3) dan penerapan pengetahuan (kompetensi Inti kelompok 4).

Kompetensi Dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap kelas yang diturunkan dari Kompetensi Inti. Kompetensi Dasar adalah konten atau kompetensi yang terdiri atas sikap, pengetahuan, dan ketrampilan yang bersumber pada kompetensi inti yang harus dikuasai peserta didik. Kompetensi tersebut dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran.

Mata pelajaran sebagai sumber dari konten untuk menguasai kompetensi bersifat terbuka dan tidak selalu diorganisasikan berdasarkan disiplin ilmu yang sangat berorientasi hanya pada filosofi esensialisme dan perenialisme. Mata pelajaran dapat dijadikan organisasi konten yang dikembangkan dari berbagai disiplin ilmu atau non disiplin ilmu yang diperbolehkan menurut filosofi rekonstruksi sosial, progresif atau pun humanisme. Karena filosofi yang dianut dalam kurikulum adalah eklektik seperti dikemukakan di bagian landasan filosofi maka nama mata pelajaran dan isi mata pelajaran untuk kurikulum yang akan dikembangkan tidak perlu terikat pada kaedah filosofi esensialisme dan perenialisme.

Untuk dapat lebih memahami dari penjelasan di atas, anda bisa baca penjabarannya pada postingan saya berikutnya. Terima kasih.

Daftar Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) SD/MI pada Kurikulum 2013

Daftar Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) SD/MI pada Kurikulum 2013:


Pada kurikulum 2013, Kompetensi Dasar dikembangkan dari Kompetensi Inti, sedangkan pengembangan Kompetensi Inti mengacu pada Struktur Kurikulum SD/MI. Kompetensi Inti merupakan kompetensi yang mengikat berbagai Kompetensi Dasar ke dalam aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas, dan mata pelajaran.


Mata pelajaran adalah unit organisasi Kompetensi Dasar yang terkecil. Untuk kurikulum SD/MI organisasi Kompetensi Dasar kurikulum dilakukan melalui pendekatan terintegrasi (integrated curriculum).

Kompetensi Inti SD adalah sebagai berikut:



Selanjutnya bagi rekan yang ingin mengetahui dan mempelajari KI-KD Kurikulum 2013 SD/MI untuk setiap mata pelajaran, silakan unduh dengan meng-klik link tautan berikut ini

Selanjutnya bagi rekan yang ingin mengetahui, mempelajari dan mengoleksi KI-KD Kurikulum 2013 SD/MI untuk setiap mata pelajaran, silakan unduh dengan meng-klik tautan berikut ini....

KI-KD Pendidikan Agama SD

KI-KD Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SD

KI-KD Bahasa Indonesia SD

KI-KD Matematika SD

KI-KD IPA SD

KI-KD IPS SD

KI-KD Seni Budaya dan Prakarya SD

KI-KD Penjasorkes SD

Jadwal dan Jenis Kegiatan pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMP Tahun 2013

Jadwal dan Jenis Kegiatan pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMP Tahun 2013:
Kesenian merupakan salah satu wahana untuk mengekpresikan diri. Melalui kegiatan seni, siswa akan mampu mengasah kepekaan hati dan nurani yang pada akhirnya akan memperhalus budi pekerti dan tingkah lakunya. Sebagai upaya memberikan ruang kreativitas dan potensi siswa SMP di bidang seni dan sastra maka diselenggarakan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2013.

Cabang seni yang dilombakan dalam FLS2N tahun 2013 yaitu :
1.    Festival Seni Musik Tradisional
2.    Festival Seni Tari
3.    Lomba Vokal Grup
4.    Lomba Cipta Cerpen Berbahasa Indonesia
5.    Lomba Kreativitas Cerita Berbahasa Inggris (Story Telling)
6.    Lomba Seni Baca Al Qur’an
7.    Lomba Seni Lukis
8.    Lomba Cipta Puisi
9.    Lomba Cipta Lagu
10.    Lomba Desain Motif Batik

Jadwal pelaksanaan lomba pada FLS2N 2013 adalah sbb :
-    Lomba tingkat sekolah, bulan April 2013
-    Lomba tingkat Kecamatan, bulan April 2013
-    Lomba tingkat Kab/Kota, bulan Mei 2013
-    Lomba tungkat Provinsi, bulan Juni 2013
-    Lomba tingkat Nasional, tanggal 16-22 Juni 2013 di Medan Sumatera Utara

Selamat mengikuti perlombaan semoga mendapat prestasi yang membanggakan...

Translate