Miss Indonesia International 2009, Ayu Diandra Sari
Ayu Diandra Sari, Dianggap Sombong Karena Berparas Oriental

Untuk ketiga kalinya Yayasan Puteri Indonesia mengirimkan wakilnya ke ajang Miss International. Ayu Diandra Sari,
Puteri Lingkungan 2008 yang ditunjuk untuk mengikuti ajang bergengsi
yang digelar di Sichuan Tennis International Hotel, Chengdu, China ini.
Dea, panggilan akrab Ayu Diandra, akan bertolak ke sana pada 10 November mendatang untuk menjalani masa karantina dari tanggal 12-30 November.

Dalam ajang itu sendiri, Dea akan menggunakan busana nasional rancangan Anna Avantie
dan busana Luire by Raden Sirait. Diungkapkan oleh Zulfikar Lukman,
wakil ketua YPI, mereka mengirimkan wakil dari Indonesia ke China
sebagai sebuah sarana untuk mengembangkan citra wanita dan budaya
Indonesia di ranah internasional.

Dea mengaku merasa amat antusias walaupun juga terbersit
rasa takut. Namun begitu, dia merasa yakin bisa membawa nama baik
Indonesia dan berharap bisa memperoleh prestasi lebih baik dari wakil
Indonesia sebelumnya yang bisa masuk 15 besar. Dan Dea menuturkan jika dirinya akan mengandalkan busana nasional itu di ajang tersebut.
“Iya,
kan sebenarnya kita kaya banget dengan kostum nasional. Kita bawa
banyak supaya orang luar tahu kalau budaya Indonesia itu sangat banyak,”
pungkasnya.

Bawa Misi Perdamaian.
Salah satu misi yang diemban oleh Puteri Indonesia Lingkungan 2008, Ayu Diandra Sari
ke kancah pemilihan Miss International Beauty Pageant 2009, di Chengdu,
China adalah membangun misi perdamaian dan memperkenalkan pariwisata
Indonesia ke dunia internasional.

“Semua harus kembali pada diri kita pribadi, untuk ke tujuan
internasional itu kita harus jadi diri sendiri. Mungkin di sana saya
akan lebih memperkenalkan pariwisata dan kebudayaan Indonesia. Saya juga
ingin klarifikasi kalau Bali itu adalah bagian dari Indonesia juga, dan
banyak orang Bali yang jadi museum hidup,” ungkapnya.
Ayu
mengaku telah menyiapkan bahan yang akan dipresentasikan di sana. Meski
tema secara khusus masih belum dibahas oleh tim, namun tema perdamaian
dan dunia pariwisata dipastikan akan menjadi bagian dari pidatonya.
Karena belakangan Indonesia sempat memiliki citra sebagai negara yang
kurang menghormati perdamaian, setelah aksi bom para teroris.

“Sudah disiapkan, tapi belum tahu temanya seperti apa. Tapi kayaknya tentang peace and green peace. Saya juga sudah sering sharing sama Rahma Landy dan Duma Riris,” ungkap Ayu

bikini one piece
Ayu Diandra Sari, Puteri Indonesia Lingkungan 2008 dipastikan akan mengenakan bikini one piece
di ajang Miss International Beauty Pageant 2009, yang berlangsung di
Chengdu, China. Menanggapi pro kontra terkait pakaian yang dikenakannya,
Ayu yang akan akan bertolak Selasa (10/11) mendatang mengaku siap
menghadapi perbedaan tersebut.
“Pro kontra itu biasa. Karena tiap orang pasti punya sudut pandang
masing-masing. Kita kan ke sana daengan tujuan baik, pengen membawa nama
baik Indonesia di kancah international,” ungkap kontestan asal Bali di
ajang Puteri Indonesia 2009 itu.
Ayu yang akan mulai menjalani masa karantina mulai 12 sampai 30 November 2009 itu, mengungkapkan akan mengenakan pakaian one piece. Model pakaian ini dipilih demi memperhitungkan budaya ketimuran.

“Saya nanti di sana akan pakai one piece,
karena saya menganggap norma ketimuran itu memang masih harus dibawa.
Yang penting saya sudah minta dukungan orang tua dan pemerintah, dan
mereka mendukung seratus persen,” terang Ayu

Dikira Sombong
Tiba di Beijing, Dea,
panggilan sehari-harinya, merasa kedinginan karena saat ini sedang
turun salju di China. Tapi udara dingin tidak mengurungkan niat Dea untuk bisa berjalan-jalan sebelum masa karantina dimulai.
Dea bersama dengan Ibu Kusumadewi yang menemani Dea
ke Beijing sempat jalan-jalan ke pusat perbelanjaan para pedagang di
mana mereka menawarkan barang-barang dengan menggunakan bahasa Mandarin.
Dea pun langsung menjawab dengan bahasa Inggris. Para pedagang malah berpikiran Dea adalah orang China yang berbahasa Inggris dan tidak mau menggunakan bahasa Mandarin.

Hadiah Dari Miss Turkey.
Ketika tiba Dea sekamar dengan Miss Korea tapi ketika beberapa kontestan datang komposisi kamar berubah dan akhirnya Dea sekamar dengan Miss Turki.
Karena masa karantina belum dimulai, maka saat ini Dea
bersama dengan rekan-rekannya yang lain hanya berada di sekitar hotel.
Pasalnya, di luar hotel udara cukup dingin bahkan bersalju. Jadi mereka
menghangatkan diri di dalam hotel saja karena juga panitia sudah
melarang mereka untuk berada di luar.
Dea mendapat sebuah cindramata dari teman sekamarnya berupa gelang.

Miss Favorite
Meskipun
gagal masuk jajaran 15 besar Miss International 2008, Dea tetap bisa
berbangga hati karena meraih gelar Miss Favorite dari peminat dunia
maya.

0 komentar:
Posting Komentar